Followers

Wednesday, June 15, 2011

Malam Aspirasi Permas

hahaha..setelah 4 semester aku menjadi mahasiswa syariah..ni la kali pertama aku pergi ke perjumpaan PERMAS (Persatuan Mahasiswa Syariah)..aku duk tengok orang..ye la..ni la masanya aku nak kenal mahasiswa-mahasiswa syariah semester lain..dsyt x..hehe..pape pon malam aspirasi ni memang best..ustaz2 banyak bagi sokongan dan dorongan..aku akan sokong persatuan ni sampai ke akhir..ustaz2 kuis memang best..yang paling aku suke bile diorang ckp ada dalil..memang salute la..perjumpaan ini diadakan di Auditorium Akademi Islam KUIS..jam 2100 hingga 2300 pada 14 jun 2011..

malam ini 15 jun 2011 aku nak pergi GEMPITA plak..hehe..Gagasan Mahasiswa Islam zon Tengah..yang mewakili  Negeri Perak,Selangor,Putrajaya dan Kuala Lumpur..sape yang dah daftar 2,malam ni kita jumpa k..semua aku nk join..hehe..dlm yuran kn dah byr untuk aktiviti..membazir la klu xaktif kn..(alasan je ni)..k la..lapar..nak makan..lalalalala~ =P


Berfikir Sebelum Cakap

Diriwayatkan daripada Abu Hurairah bahawa Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: “Sesiapa beriman kepada Allah dan hari akhirat, hendaklah ia berkata yang baik atau berdiam diri saja.” (Hadis riwayat al-Bukhari dan Muslim)

 

RASULULLAH SAW pernah mengumpamakan lidah itu sebagai kunci segala perkara, yakni perkara baik dan buruk. Sabda Baginda kepada Muaz bin Jabal yang bermaksud: “Mahukah engkau aku beritahukan mengenai kunci semua perkara ini? Aku (Muaz) menjawab: Mahu wahai Rasulullah SAW. Lalu Baginda SAW memegang lidahnya dengan berkata: Awas, jagalah ini (lidah) baik-baik. Aku (Muaz) pun berkata pula: Wahai Rasulullah SAW, apakah kami akan dituntut atas tutur kata kami? Lalu Baginda SAW menjawab: Moga-moga Allah peliharakan engkau. Tiada lain yang akan menjerumuskan manusia menerusi muka atau batang hidungnya ke dalam neraka, melainkan tutur katanya sendiri.” (Hadis riwayat al-Tirmizi)
Peringatan untuk diri aku dan kawan-kawan jgk..please..fikir dlu sebelum cakap..terlajak perahu boleh diundur,terlajak kata buruk padahnya.. :(

Tuesday, June 14, 2011

template baru blog aku..

hari ini aku try nk tukar template..memang mencabar kesabaran..hasilnya, itu je la..rehat dulu untuk hari ini..sambung esok plak..macam-macam lagi nak tambah..hehe..enjoy..



10 KRITERIA WANITA IDAMAN DALAM AL QURAN


Ringkasan daripada tulisan H. Subhan Nur, Lc.



Allah s.w.t. berfirman dalam surah Al Ahzab ayat 35,

“Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.”

(Qs. Al Ahzab: 35)

Wanita merupakan makhluk yang memiliki berbagai "kemudahan" yang tidak dimiliki oleh kaum lelaki. Wanita lebih mudah dan lebih berpotensi menjadi ahli syurga, demikian pula wanita lebih mudah dan lebih berpotensi menjadi ahli neraka. Hal ini sebagaimana yang diungkapkan oleh Rasulullah s.a.w. bahwa majoriti penghuni syurga adalah wanita, dan di kesempatan lain beliau menyatakan bahwa majoriti penghuni neraka adalah wanita.


Kata kunci status itu terletak pada keiffahan diri wanita dengan berbagai perspektif. Sabda pertama merupakan bentuk khabar gembir bagi wanita yang mampu menjaga keiffahan dirinya, dan sabda kedua merupakan peringatan bahwa wanita lebih berpotensi menjadi penghuni neraka jika tidak menjaga keiffahan dirinya.

Dalam ayat di atas terdapat 10 (sepuluh) karakter ideal wanita muslimah dalam upaya menyelamatkan diri dari kelompok majoriti di neraka.

Pertama: Al Muslimaat (Wanita Yang Patuh dan Tunduk Kepada Allah).

Allah s.w.t. menempatkan kriteria pertama wanita yang diidamkan oleh-Nya dan Rasul-Nya adalah muslimah iaitu wanita yang memiliki kepatuhan diri secara utuh kepada Allah s.w.t., dan berupaya keras (mujahadah) dalam mempertahankan keIslamannya.

Kedua : Al Mu`minaat (Wanita Yang Beriman).

Kalau kita ibaratkan iman dengan piring maka amal adalah isinya, dan piring akan disebut sesuai dengan isinya, jika piring itu diisi nasi maka disebut sepiring nasi, jika diisi dengan ubi maka disebut sepiring ubi, jika diisi dengan kacang maka disebut sepiring kacang, apapun bahan dasar piring tersebut dari kaca, keramik, atau kristal maka ia tetap disebut sesuai dengan isinya.

Oleh sebab itu, seorang wanita yang menjadi idaman Allah s.w.t. senantiasa mengutamakan isi daripada penampilan luar, dia selalu disibukkan melakukan amal kebaikan daripada mendandani diri dengan make up.

Ketiga: Al Qaanitaat (Wanita Ahli Ibadah).

Kata 'qaanitat' berasal dari kata 'qanata yaqnutu qunuutan' yang artinya taat. Sedangkan menurut imam Qusyairi dalam tafsirnya berpendapat bahwa kata 'qunuut' Artinya 'thuulul 'ibadah' (lama beribadah). Sedangkan menurut imam Fakhrurrozi dalam tafsirnya mengatakan bahwa kata 'qunuut' artinya perpaduan antara keislaman dan keimanan yang menghasilkan rasa taat dan patuh kepada Allah dan Rasul-Nya.

Keempat: As-Sadiqaat (Wanita Yang Jujur).

Iaitu wanita yang membiasakan kejujuran lisan, kejujuran hati, kejujuran tindakan dan kejujuran sikap sesuai dengan tuntutan Allah dan Rasul-Nya. Refleksi jujur harus disertai dengan sikap pembenaran terhadap perkataan yang dilontarkan atau perbuatan yang dilakukan, kerana perkataan yang tidak disertai pembenaran adalah kebohongan, dan perbuatan yang tidak disertai pembenaran adalah kekufuran.

Oleh sebab itu, wanita idaman Allah s.w.t. berupaya keras untuk tidak berkata dusta, berghibah, mencaci, memfitnah dan lainnya kerana sebuah itu adalah bentuk perkataan yang pasti tidak disertai pembenaran dari lubuk hati.

Kelima: Ash-Saabiraat (Wanita Yang Sabar Dan Pejuang).

Kesabaran terbagi menjadi 3 (tiga) hal: pertama, Kesabaran dalam menjalankan perintah Allah iaitu sabar dengan tidak mengungkit-ungkit kebaikan yang dilakukan dan ketika mendapatkan rintangan, ujian, dan cubaan dalam menjalankan ajaran. Kedua, kesabaran dalam meninggalkan larangan Allah s.w.t. iaitu menahan diri berbuat dosa dan kejahatan meskipun sesuai dengan keinginan hawa nafsu tetapi bertentangan dengan keinginan Allah s.w.t. Ketiga, sabar dalam menghadapi ujian dan cubaan kehidupan. Namun inti dari kesabaran iaitu upaya mempertahankan keimanan agar tidak melemah akibat dosa dan tidak hilang akibat ujian.


Keenam: Al Khasyi’aat (Wanita Yang Khusyu’).

Khusyu' menurut bahasa bererti diam dan tenang. Dalam ibadah solat, khusyu' adalah kondisi jiwa yang diliputi takut jangan sampai solatnya tertolak. Dalam membaca Al Qur'an adalah keasyikan jiwa yang disertai penjiwaan terhadap kandungan ayat, sehingga ia terlelap dalam lantunan qira`ah dan tadabbur Al Qur'an serta merasakan desiran ombak yang menghujam ke jiwanya.

Ketujuh: Al-Mutasaddiqaat (Wanita Yang Gemar Bersedekah).

Bersedekah merupakan salah satu perhiasan rumah tangga yang dilestarikan dalam rumah tangga muslim, kerana sedekah akan menarik cinta Allah, cinta para malaikat dan cinta manusia. Rumah yang dihiasi sedekah senantiasa dipenuhi dengan naungan perlindungan Allah, keberkahan dari-Nya, dan menambah keharmonisan rumah tangga.

Kelapan : As-Saa`imaat (Wanita Yang Gemar Berpuasa).

Menurut Imam Baidhawi dalam tafsirnya bahwa yang dimaksud dengan puasa di sini adalah puasa wajib iaitu puasa di bulan Ramadhan. Alasannya, kerana pelaksanaan puasa sunat bagi wanita yang sudah berkahwin amat bergantung kepada izin suami sehingga konteks kata as-shaa`imaat disini adalah puasa wajib. Sedangkan menurut imam Fakhururrazi dalam tafsirnya mengatakan bahwa kata as-shaa`imaat merupakan isyarat bagi orang-orang yang syahwat perutnya tidak menghalangi mereka dari beribadah kepada Allah. Penekanan pada puasa wajib kerana kaum wanita seringkali mengabaikan qadha' puasanya hingga menunda sampai bulan Sya'ban padahal dia boleh melaksanakan qadha' puasa dengan segera, kerana tuntutan dalam pelaksanaan ibadah adalah segera.

Kesembilan: Al Hafizhaat (Wanita Yang Menjaga Kehormatan).

Kemampuan menjaga kehormatan diri dari perbuatan haram merupakan kurnia besar dan nikmat dari Dzat Yang Maha Mulia. Ketahuilah, bahwa kemuliaan seorang wanita diukur dari sejauh mana ia menjaga kehormatan dirinya melalui cara berbusana, cara bertutur kata, cara berjalan dan lain sebagainya. Oleh sebab itu, Allah s.w.t. dan Rasul-Nya memberikan perintah khusus yang tidak dibebankan kaum laki-laki demi menjaga kemuliaan dan kehormatan wanita iaitu memakai jilbab, tidak keluar kecuali dengan mahramnya, tidak melembutkan ucapan kepada orang fasiq, dan tidak menghias diri seperti kaum jahiliyyah.

Kesepuluh: Adz-Dzaakiraat (Wanita Yang Banyak Berdzikir).

Dzikir termasuk ibadah yang termudah kerana tidak mengorbankan tenaga, waktu atau harta. Seorang muslim dapat berdzikir tiap waktu dan tiap tempat, bahkan wanita haidh dan nifas pun boleh melakukannya. Berdzikir adalah ibadah yang amat dicintai oleh Allah s.w.t. dan memberikan ganjaran berlipat ganda, Dia memberikan ganjaran yang tidak diberikan pada ibadah selainnya.

Penutup

Itulah 10 (sepuluh) kriteria yang menuntut kaum wanita dan para isteri untuk menjadi idaman Allah s.w.t. dan Rasul-Nya dengan menanamkan semua kriteria tersebut dalam wadah keimanan. Semua itu adalah perhiasan. Sesungguhnya bagi kaum wanita, perhiasan yang menjanjikan kecantikan lahir dan bathin dan kelak akan ditukarkan dengan perhiasan yang disiapkan Allah s.w.t. di syurga. Siapa yang tidak menggunakan perhiasan ini di dunia, dia tidak akan mengenakan perhiasan di syurga kelak. Jadilah wanita idaman Allah s.w.t dan Rasul-Nya.

sumber : http://azansubuhkhamis.blogspot.com

Friday, June 3, 2011

Kenangan Dulu Datang Kembali

    Ya Allah..kuatkan hati ku dlm menempuh segala ujian Mu..aku pasrah dan redha dalam ketentuan Mu ini..kenangan 9 tahun lepas terasa lagi..mengalir air mata seperti air hujan membasahi bumi..dalam hati ku ini hanya Allah yang tahu..23hb ogos 2002 iaitu hari jumaat(2 hari selepas hari jadi ku)..aku ke Sk Asam Kumbang untuk rehersal nyanyian hari kemerdekaan pada jam 1430..hari itu hatiku rasa tak tenang..seakan-akan petanda buruk yang bakal berlaku..jantung berdengup kencang..kaki bergerak pantas..hujan renyai-renyai..aku hanya mampu tersenyum bersama rakan-rakan yang lain..selesainya latihan itu,aku bergegas pulang..aku dapat rasakan sesuatu yang buruk..


   Dalam perjalanan pulang itu, aku terserempak dengan seorang rakan sekolah ku yang lain..dia juga adalah jiran terdekat ku..die menahan basikal yang ku bawa..dia cuba untuk memberitahu sesuatu..tapi mungkin disebabkan rasa simpati,terkejut dan sedih..dia hanya suruh aku pulang dan melihat sendiri..aku terus menangis apabila dia selesai berkata..hati hiba..Ya Allah..adakah masanya sudah tiba..aku mengayuh basikal dengan pantas..air mata mengalir laju..orang disekeliling ku hanya memandang..aku tidak peduli lagi..aku teruskan perjalanan..sesampainya aku di rumah..aku melihat rumahku dipenuhi orang..Ya Allah..kaki dan badanku lemah..aku terus masuk ke rumah..ku lihat sekujur tubuh lemah berbaring di atas katil bujang di ruang tamu..ku tatap wajahnya..innalillahiwainnailaihirojiun..aku terduduk di sebelah ayahku..aku bertanya kepada mak..apa yang dah terjadi..mak hanya berdiam diri..kakak,abang,adik...ayah susah pergi tinggalkan kita..aku susah dapat rasakannya awal-awal lagi..inilah petanda itu..ayah pergi pada jam 1625..aku tiada di sisinya..sedikit hampa..sesudah magrib,ayahku dimandikan,dikafankan dan disolatkan..ku kucup dahinya buat kali terakhir..dan hari itulah juga hari terakhir ku lihat wajahnya..ayahku senyum..


   Setibanya di tanah perkuburan, ku lihat ramai yang sudah menunggu..terdengar mereka berkata "xsempat nak tgk wajah arwah buat kali terakhir kerana sudah dikafankan"..air mata mengalir lagi..aku hanya berdiam..abangku menolong pakcik di situ menggali kubur..kerana sudah tengah malam, tanah perkuburan disitu hanya diterangi cahaya bulan dan lampu kereta..ayahku dikebumikan di kg nya di Bruas,Perak atas kehendaknya..dia sudah memberitahunya awal-awal lagi iaitu semasa dia masih sakit..selesainya perkebumian itu kami sekeluarga pulang ke rumah..seakan-akan sunyi rumah tanpa kehadirannya lagi..emak,kakak dan abang mengalami saat yang sukar ketika itu..terima kasih ku ucapkan atas kebaikan dan pertolongan yang telah kalian berikan..susah senang kita harungi bersama ketika itu..ayahku juga telah berpesan kepada ku sebelum dia pergi.."aa bila dah besar nanti jadi ustazah tau"..kata-katanya itu semakin hari semakin kuat ku dengari..aku akur..aku cuba tunaikan hasratnya yang terakhir itu walaupun jiwa ku ini memberontak untuk mengambil bidang lain..sebab tu tercampak kt KUIS..alhamdulilah..mungkin disebabkan ku dengari kata-kata mereka itu..keputusan ku boleh dikatakan cemerlang..semester 1 aku telah dapat 3.45..semester 2 - 3.73 dan semeter 3 - 3.65..


   Ku harap semester ini aku boleh mencapai 4.00..insya Allah..saya sayang ayah..saya sayang mak..saya sayang kakak,abang dan adik..much2 love..semoga arwah ayah ditempatkan dikalangan orang-orang yang beriman..al-fatihah..